Duh, capek banget deh dibilang generasi 'manja’ apa-apa disuapin. Emang sih, kita Gen Z ini lahir di era digital, semua serba instan. Tinggal scroll TikTok, semua informasi ada. Mau belajar masak, ada tutorial singkat. Mau tau berita terkini, tinggal baca thread di Twitter. Tapi, bukan berarti kita gak bisa apa-apa, kan?
Kadang, orang tua atau generasi sebelumnya “Lebay” suka bandingin kita sama mereka. Katanya, zaman dulu harus susah payah cari informasi di perpustakaan, sekarang kita tinggal googling. Ya, emang beda zaman, guys! Kita hidup di era yang serba cepat, jadi wajar dong kalau manfaatin teknologi buat efisiensi.
Yang pasti kami tak korupsi LOL 😂...
Tapi, Benarkah Kita Cuma Bisa 'Disuapin'?
Gak semua Gen Z kayak gitu kok. Banyak juga yang
self-taught, belajar hal-hal baru dari internet. Kita kreatif, inovatif, dan juga
punya passion yang kuat. Coba aja lihat, banyak banget content creator Gen Z
yang sukses di YouTube atau Instagram. Kita bisa bikin video, desain grafis,
bahkan bikin aplikasi sendiri.
Itu kan juga bisa jadi barang bukti kalau kita gak cuma bisa
'disuapin'?
Yeey🫡
Memang benar, terkadang kita terlalu mengandalkan informasi
yang ada di internet. Tapi, bukan berarti kita gak punya kemampuan berpikir
kritis. Kita bisa kok memilah informasi yang benar dan salah. Kita juga bisa
belajar dari kesalahan, dan itu yang bikin kita terus berkembang.
Gimana Dong, Biar Gak Terus-terusan 'Disuapin'?
Bingung banget dengan beginian. Kenapa sih kita, Gen Z,
selalu dibilang lemah? Padahal, menurut gue, bukan kita yang lemah, tapi
mungkin boomer dan generasi sebelumnya yang kurang update sama perkembangan
zaman.
Mereka kayaknya gak sadar, kalau dunia sudah berubah
drastis. “Bukan bermaksud kurang ajar,” mungkin, mereka yang kurang bisa
ngedidik kita buat menghadapi tantangan era digital ini. Jadi, daripada
terus-terusan nyalahin kita, mending kita sama-sama cari solusi.
Banyak caranya kok, misal:
1. Do Your Own Research (DYOR)
Jangan jadi follower yang nelen mentah-mentah informasi dari
influencer atau content creator. Mulai biasain buat DYOR, cari tau kebenaran
informasi dari berbagai sumber yang kredibel. Ingat, gak semua yang viral itu
valid, guys! Gunakan kemampuan critical thinking kalian, jangan mudah kemakan
hoax atau fake news.
2. Upgrade Skill, Bukan Cuma Scroll
Daripada cuma scroll TikTok atau Instagram tanpa tujuan,
mending manfaatin waktu buat upgrade skill. Banyak banget platform online yang
nyediain kursus gratis atau berbayar, mulai dari coding, desain grafis, sampai
bahasa asing. Jangan cuma jadi penonton, tapi jadilah creator! Tunjukin bakat
dan kreativitas kalian di dunia digital.
3. Networking is Key
Jangan cuma ngandelin circle pertemanan yang itu-itu aja.
Coba deh perluas networking kalian, ikut komunitas atau organisasi yang sesuai
dengan minat. Dengan networking, kalian bisa belajar banyak hal baru, dapat
insight dari orang-orang yang berpengalaman, dan siapa tau nemu partner buat
bikin startup impian.
4. Out of the Comfort Zone
Jangan takut buat keluar dari zona nyaman. Coba hal-hal baru
yang belum pernah kalian lakuin sebelumnya. Misalnya, ikut volunteer di
kegiatan sosial, belajar masak, atau bahkan traveling sendirian.
Pengalaman-pengalaman baru ini bisa bikin kalian lebih mandiri, percaya diri,
dan punya mindset yang lebih terbuka.
5. Be Authentic, Be You
Jangan cuma ngikutin tren atau jadi orang lain biar
kelihatan keren. Jadilah diri sendiri, tunjukin keunikan dan passion kalian.
Jangan takut buat beda, karena justru perbedaan itulah yang bikin kalian
spesial. Ingat, authenticity itu mahal harganya, guys!
Stop!
Jadi, buat para orang tua dan generasi sebelumnya, tolong
deh berhenti nge-judge kami terus-terusan. Kami, Gen Z, juga manusia, punya
kelebihan dan kekurangan, sama seperti generasi lainnya. Jangan cuma fokus sama
kekurangan kami, tapi lihat juga potensi dan kemampuan yang kami miliki.
Standar kalian itu bukan harus menjadi standar kami!
Ingat, guys, kami tumbuh di era yang berbeda, dengan
tantangan yang berbeda pula. Kalau kami terlihat 'lemah', mungkin itu karena
kalian, sebagai generasi yang lebih dulu ada, kurang mampu membimbing dan
mengarahkan kami dalam menghadapi perubahan zaman yang begitu cepat.
Maka dari itu selesaikan dulu kasus-kasus korupsi kalian
yang melemahkan mental bangsa ini. Kami bukan generasi yang sempurna, tapi kami
juga bukan generasi yang gagal. Justru, kami punya semangat dan kreativitas
yang luar biasa, yang bisa membawa perubahan positif bagi dunia.
Gen Z itu Okay Banget! Penuh Dengan Inovasi dan Kreativitas
Gak bisa dipungkiri, Gen Z itu okay banget! Kita ini
generasi yang penuh dengan inovasi dan kreativitas. Lihat aja, banyak banget
content creator Gen Z yang sukses di berbagai platform media sosial. Kita jago
banget bikin konten yang fresh, engaging, dan relatable buat audience.
Selain itu, kita juga melek teknologi. Coding, desain
grafis, video editing, semua kita kuasai. Kita gak takut buat nyoba hal-hal
baru, dan selalu punya ide-ide out of the box. Pokoknya, Gen Z itu generasi
yang adaptable, agile, dan siap menghadapi tantangan zaman. Kita gak cuma talk
the talk “Omon-omon doang ujung-ujungnya sama saja”, tapi juga walk the walk!
So, buat kalian generasi gagal, Stop “Nge-bacot” dan jika masih
meragukan kemampuan Gen Z, siap-siap saja 'plonga-plongo' dibikin kagum
sama karya-karya kita!
Post a Comment